Tab Menu

19 June 2011

Pengenalan Android Development



Android memiliki 4 layer pada Arsitekturnya termasuk 1 Layer tambahan (layer Android Runtime), antara lainApplication Layer, Application Framework, Libraries & Android Runtime, Linux Kernel. Android menyediakan alat dan API yang kita kenal dengan Android SDK untuk membuat aplikasi pada platform Android yang menggunakan Pemrograman Java. Android menyediakan banyak core aplikasi seperti email client, program SMS, kalender, maps, browser, contacts dan seuruh rekayasa hardware danf ungsionalitas yang disediakan pada mobile device.

Semua aplikasi / core aplikasi tersebut ditulis dengan menggunakan bahasa pemrograman Java dan pada Android Runtime berjalan menggunakan Dalvik Virtual Machine untuk menjalankan Core Libraries dan semua Aplikasi Android. Android sendiri pastinya memiliki kernel layaknya sistem operasi Linux lainnya, Android menggunakan Kernel Linux versi 2.6 untuk layanan core system seperti security, memory management, process management, network stack, dan driver model.

Fungsionalitas

  • Application framework enabling reuse and replacement of components
  • Dalvik virtual machine optimized for mobile devices
  • Integrated browser based on the open source WebKit engine
  • Optimized graphics powered by a custom 2D graphics library; 3D graphics based on the OpenGL ES 1.0 specification (hardware acceleration optional)
  • SQLite for structured data storage
  • Media support for common audio, video, and still image formats (MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, PNG, GIF)
  • GSM Telephony (hardware dependent)
  • Bluetooth, EDGE, 3G, and WiFi (hardware dependent)
  • Camera, GPS, compass, and accelerometer (hardware dependent)
  • Rich development environment including a device emulator, tools for debugging, memory and performance profiling, and a plugin for the Eclipse IDE

Application Framework

Untuk para pengembang aplikasi platform terbuka, Android merupakan lahan baru layaknya seorang transmigran pindah ke sebuah pulau dengan lahan yang subur dan boleh diolah untuk ditumbuhi berbagai macam tanaman. Android menyediakan lingkungan yang sangat subur dan kaya, sehingga para developer dapat berkreasi membangun aplikasi yang memiliki fitur yang sangat kaya, inovatif dan kreatif.
Para developer memiliki akses penuh untuk mengakses API yang memiliki kerangka kerja yang sama seperti yang digunakan oleh aplikasi inti. Beberapa layanan dan sistem yang dicakup oleh framework sebagai berikut :
  • A rich and extensible set of View yang digunakan untuk membangun interface untuk aplikasi termasuk list, grids, text boxes, button dan segala komponen yang didukung oleh web browser.
  • Content Provider yang mungkinkan aplikasi mengakses data dari aplikasi lainnya seperti mengakses data kontak, bookmark dll atau me-share datanya sendiri.
  • A Resource Manager menyediakan akses untuk mengakses resource non-code seperti mengakses string, grafik / gambar dan layout files.
  • A Notification Manager memungkinkan semua aplikasi untuk menampilkan custom alerts pada status bar.
  • An Activity Manager untuk mengatur lifecycle aplikasi dan menyediakan a common navigation backstack.

Libraries

Android termasuk set library C/C++ yang digunakan oleh berbagai komponen sistem pada Android memiliki beberapa library inti seperti :
  • System C library – implementasi a BSD-derived dari C system library (libc), diset untuk perangkat berbasis embedded Linux.
  • Media Libraries – based on PacketVideo’s OpenCORE; libraries mendukung playback dan recordinguntuk berbagai format populer audio dan video, serta gambar statik, termasuk MPEG4, H.264, MP3, AAC, AMR, JPG, and PNG
  • Surface Manager – mengelola akses ke display subsystem dan menampilkan grafis layer pada komposit 2D dan 3D graphic layers dari beberapa aplikasi.
  • LibWebCore – modern web browser engine yang digunakan pada Android browser dan embeddable web view
  • SGL – yang mendasari grafis 2D
  • 3D libraries – implementasi berdasarkan OpenGL ES 1.0 APIs; the libraries yang menggunakan salah satu 3D acceleration (jika tersedia oleh perangkat) atau disertakan, sangat optimal untuk resteriser 3D software.
  • FreeType – untuk rendering bitmap dan vector font.
  • SQLite – sebagai mesin database yang powerfull dan ringan tersedia untuk semua aplikasi.


Developing Android

No comments:

Post a Comment